Punk Dalam Islam Alur Film Taqwacore (2010)


Bercerita tentang sebuah film yang sangat kontroversial di dunia. Mereka menamai dirinya taqwacore komunitas musik punk muslim di Amerika. Layaknya anak-anak muda yang lainnya yang penuh dengan jiwa pemberontakan. Mereka juga menentang ajaran Islam Ortodok yang menurut mereka sudah tidak zaman. Di dalam film ini, banyak adegan perdebatan mengenai keyakinan. Konon, film ini juga dibenci oleh kalangan komunitas muda Islam di dunia. Salah satunya, komunitas metal satu jari yang ada di Indonesia. Karena, banyak penyimpangan dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Diawali dengan perjalanan Yusuf yang sedang mencari tempat tinggal di Amerika, untuk meneruskan studinya di Bufallo. Salah satu universitas di Amerika. Yusuf memutuskan untuk tinggal di sebuah rumah yang ditinggali oleh sekumpulan pemuda-pemudi Muslim lainnya. Sesampainya di sana, Yusuf disambut hangat oleh Umar. Umar adalah muslim Syi ah yang taat. Yusuf pun ditunjukkan kamarnya oleh umar. Malam harinya, di saat Yusuf sedang belajar. Ia dihampiri seorang pria bernama amazing Ayub. Di tempat Yusuf tinggal, kini terdapat komunitas punk muslim bernama taqwacore. Selain tempat para mahasiswa untuk tinggal, di sana juga menjadi tempat untuk diskusi, main musik, dan pesta para funkers. Kemudian, Ayub yang sedang mabuk, muntah di laptopnya. Yusuf yang tak biasa melihat itu, iapun membiarkan Ayub. Kemudian, dia pun pergi menuju dapur untuk mencari air putih. Tetapi, dia malah menemukan banyak bir kaleng di dalam kulkas. Wanita yang memakai burqa, bernama Rabeya. Ia mengaku bahwa dirinya Islam liberal. Ia seorang wanita yang kritis jika soal keyakinan. Akhirnya, Yusuf dan Rabeya pun berkenalan. Saat adzan berkumandang, Yusuf yang mengetahui di tempat itu banyak orang muslim, membangunkan Umar yang sedang tidur untuk diajak salat berjamaah.

Kemudian, terdengar suara gitar distorsi di luar yang sangat kencang. Ia pun menghampiri sumber suara itu, dan ternyata, diluar ada dua orang Funker bernama Jehangir dan Fasiq. Jehangir adalah seorang muslim yang mengidolakan Joni Case. Joni Case adalah Godfather nya para rockabilly. Ia juga penulis sekaligus vokalis. Fasiq juga seorang muslim, dan kuliah di Universitas Kedokteran. Ia juga seorang pecandu ganja. Jehangir dan Fasiq mengajak Yusuf untuk melihat pemandangan di luar. Dan Umar yang bangun kala itu, memanggil untuk segera masuk kedalam dan salat berjamaah. Mereka pun akhirnya melakukan ibadah salat berjamaah bersama. Keesokan harinya, saat Yusuf sedang membuat teh, ia didatangi oleh Umar. Umar yang memiliki pemahaman Islam Syi ah, mengharamkan teh yang ia buat. Kemudian, rabeya datang. Dia bilang, jangan dengarkan Umar. Disusul oleh Ayub si tukang mabuk yang sedang memegang kamera handycam milik Yusuf. Ayub meminta kameranya dipakai untuk mendokumentasikan saat ia dan teman-temannya bermain skateboard.

Sesampainya di sana dan bersenang-senang dengan papan seluncur, Yusuf bertanya kepada Jehangir mengenai taqwacore. Ia sangat penasaran dengan komunitas itu. Jehangir menjawab, taqwacore adalah komunitas musik muslim pertama yang didalamnya terdapat beberapa Band Seperti d’kill Man, Naura, bilal bolder, tuner dan lain-lain. Mereka tersebar di berbagai kota di Amerika. Ia juga berkata, sering mendengar orang muslim yang tidak menganggapnya sebagai Muslim Begitupun dengan komunitas punk di luar taqwacore. Mereka malah tidak dianggap sebagai Funker. Tapi, jehangir sangat menyukai komunitas ini disaat dunia menyebalkan dan baku. Lalu, Jehangir mengajak Yusuf untuk ikut diskusi, dan salat Jumat berjamaah nanti. Ketika hari jumat, di suatu ruangan. Mereka terlibat diskusi soal perempuan yang menjadi imam saat salat. Yusuf berkata bahwa itu tidak mungkin, karena, Imam salah itu harus laki-laki. Kemudian, dibalas oleh rabeya. Menurut rabeya, di Alquran, Allah pernah berkata langsung kepada Maria. Dikisahkan, bahwa ia diberi Wahyu untuk mengajarkan Islam kepada umatnya. Jadi, menurut rabeya. Maria juga seorang nabi dan mendapatkan Wahyu. Umar yang memiliki pandangan lain, memilih pergi disaat mereka salat Jumat berjamaah yang di Imami oleh rabeya. Besok harinya, terlihat wanita sedang berlari. Ia bernama Lin. Lin adalah seorang mualaf, teman dari fasiq. Ia datang menemui fasiq yang kebetulan sedang tidak berada di sana.

Baca Juga : 7 Film Perang Terbaik Sepanjang Masa

Yusuf berkenalan dengan fasik dan ia menyukai wanita itu. sin beralih ke sebuah mobil di mana Umar dan Yusuf akan menemui Ayub yang bekerja di minimarket. Sesampainya di sana Ayub sangat gembira melihat kedatangan mereka berdua. Ayub pun masuk ke dalam minimarket dan memberi Janger sekeranjang bir kaleng. Kembali ke tempat tinggal mereka, Usep diminta rabaya untuk datang ke kamarnya disana ia bercerita banyak tentang takwacore dan pemahamannya. tak sengaja Yosep melihat kitab suci yang telah dicoret ia bertanya kepada rabaya Mengapa kamu lakukan ini. dan ia menjawab karena dia sudah tak membutuhkan ayat itu Dayat itu mengatakan bahwa laki-laki dapat memukul istrinya kemudian Yosep menjelaskan makna dari ayat itu Ayah itu mengatakan memukul dengan pelan menggunakan selai rumput. Yosep juga melarang rabaya untuk tidak mencoret sembarangan lagi Wahyu dari Tuhan itu. dan merekapun terlibat dalam perdebatan. malam harinya di tempat itu mereka mengadakan pesta saat itu Yosep dikenalkan agar abaya kepada seorang Bernama Fatimah. Fatimah adalah seorang muslim ya baru pulang dari San Fransisco. di sana Fatimah membuat dokumentasi tentang konferensi gay muslim di sana. Fatimah juga bercerita di sana banyak gaya taat beribadah meski Mereka seorang gay. salah satunya seorang bernama Muzzammil. Muzzammil berencana akan datang dan kuliah di Universitas Buffalo.

Saat Yosep yang kemudian ngobrol dengan Janger Iya dihampiri lin yang kebetulan hadir juga di acara pesta itu. Lin minta Yosep untuk menunjukkan dan melihat kamarnya dan berkata kepada saya bahwa ia menyukainya Line pun mencium Yusuf dan mereka pun saling mencumbu di kamar itu. tiba-tiba yusep menghentikan adegan mesumnya Yosep bilang kepada Line ia akan bercumbu dan melakukan mantap-mantap setelah mereka menikah. Line yang nanggung marah kepada Yosep lalu meninggalkannya. pagi hari Umar yang tidak ikut dalam pesta itu kesal karena melihat banyaknya muntahan dan air kencing di sembarang tempat Umar mengajak resep untuk membersihkannya setelah salat ashar saat Umar kembali ke kamarnya ia melihat Ayub dan seorang cewek sedang mantap mantap. sontak Umar marah dan mencekik Ayub lalu mengusirnya dari tempat mereka. dia bilang jangan pernah kembali lagi ke tempat itu. berikutnya melihat kedatangan tamu Muzammil serangga yang diceritakan Fatimah sebelumnya mereka berkumpul dalam merencanakan sebuah konser musik di tempatnya. Lalu mengundang banyak band muslim yang tergabung di komunitas taqwacore di seluruh Amerika. setelah ngobrol Yosep kembali ke kamarnya ia menemukan majalah seksi milik rabeYa. sepertinya Usep sedang birahi ini Iya lalu meremas kemaluannya sambil membayangkan saat ia bersama Line kalah itu. dan Yoseph cengbut. hari yang mereka tunggu pun tiba beberapa band yang tergabung dalam komunitas taqwacore satu persatu datang. termasuk band bernama Nabila border band punk muslim yang keras menolak segala bentuk kemaksiatan. meski kalah itu mereka sedang berpesta bila border lebih memilih untuk tidur di dalam mobil sampai menunggu besok untuk mereka tampil.

Keesokan harinya acara konser itu sangat ramai. satu persatu band tampil dalam memeriahkan acara itu. hingga ada satu insiden yang membuat acara itu menjadi ajang perkelahian. kalau itu pasirsedang ogoh-ogoh asik tiba-tiba ditarik kebaya ia malah membuka celana fasik dan blowjob nya atau menyokong. kemudian memuntahkan kerumunan yang sedang Pogo dan tak sengaja mengenai kelompok band bluder marah kalau mau kuliah siapa saja yang berada di depannya Janger yang melihat itu berusaha untuk meraihnya tetapi Janger malah dipukuli oleh kelompok bilal border.

Di akhir film, tempat itu didatangi seorang bernama Harun Ia seorang penulis Orient twenty. Iya juga yang menulis majalah taqwacore. Harun berharap bertemu dengan teman-teman komunitas taqwacore. Tapi menurut Joseph mereka semua telah bubar meninggalkan tempat itu setelah kejadian perkelahian dengan grup band bilal border dan film pun selesai.
Post a Comment (0)
Previous Post Next Post